disini
Beranda » Berita » SEJAK DINI PARA KIAI AJARKAN CINTA ALLAH…

Fokus Jatim

Sejak Dini Para Kiai Ajarkan Cinta Allah SWT, Cinta Rasulullah, Cinta Tanah Air.

Sejak Dini Para Kiai Ajarkan Cinta Allah SWT, Cinta Rasulullah, Cinta Tanah Air.

Wagub Jatim Drs Saifullah Yusuf  Hadiri Milad XXIX Temu Alumni PP Fatchul Ulum di Pacet Mojokerto (3)


Pengajaran cinta tanah air sangat diperlukan  untuk menegakkan berdirinya suatu negara dari rongrongan sekelompok orang yang ingin mencerai-beraikannya.  Karena tidak ada gunanya apabila mempunyai kaidah tetapi tidak mempunyai tanah air atau negara.

Mencintai tanah air telah diajarkan oleh para guru dan kiai pada para santri sejak dini di pondok pesantren selain mencintai Allah SWT dan mencintai Rasulullah Nabi Besar Muhammad SAW.

 Banyak contoh, negara yang telah porak-poranda karena tidak adanya ajaran untuk mencintai tanah air. Misalnya Negara Syria, telah hancur karena para warga negara saling berperang. Demikian pula dengan kaum Rohingya yang tidak diakui oleh Negara Myanmar hingga mereka hidup terlunta-lunta dan tercerai-berai untuk menumpang hidup di beberapa negara tetangga.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf saat menghadiri Milad XXIX dan Temu Alumni sekaligus Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di PP. Salafiyah Fathul Ulum Pacet Mojokerto, Minggu (1/10).

“Pada intinya ajaran cinta tanah air berguna untuk mempertahankan negara, walaupun di dalam negara tersebut ada permasalahan yang memerlukan penyelesaian,” ungkap Wagub Jatim.

Lebih lanjut disampaikan, apabila negara dalam tidak tercerai-berai,  aman dan damai permasalahan  sesulit apapun akan mudah terselesaikan. Seperti permasalahan pendidikan, permasalahan pelayanan kesehatan ataupun kesenjangan sosial yang saat ini semakin terasakan. “Kerukunan dan gotong-royong akan dengan mudah menyelesaikan permasalahan yang ada, apabila tidak diselesaikan akan menimbulkan gejolak sosial,” paparnya lebih lanjut.

Wagub Jatim Drs Saifullah Yusuf  Hadiri Milad XXIX Temu Alumni PP Fatchul Ulum di Pacet Mojokerto (1)



Berkaitan dengan peringatan hari Kesaktian Pancasila, Wagub Jatim yang biasa disapa Gus Ipul menyatakan bahwa butir- butir Pancasila saat ini harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Perwujudan nilai-nilai Pancasila di bidang politik berupa azas musyawarah, di bidang ekonomi salah satunya koperasi, di bidang sosial  berupa azas kekeluargaan.

Pada kesempatan itu Gus Ipul mengingatkan kembali bahwa KH. Yasin Yusuf dari Blitar menganalogkan dan menafsirkan secara sederhana bahwa kegiatan tahlilan yang merupakan tradisi amaliyah wargaNU merupakan kegiatan nyata dari Pancasila.

Pertama, tahllilan pasti membaca surat Al-Ikhlas yang mempunyai arti tidak ada Tuhan selain Allah. Hal tersebut diarti sebagai Sila Pertama Pancasila (Ketuhanan Yang Maha Esa).

Dalam kegiatan tahlilan siapapun boleh datang dan mengikutinya, tanpa membedakan golongan, suku, agama, ras.  Diartikan sebagai Sila Kedua Pancasila (Kemanusiaan yang adil dan beradab).

Selanjutnya, dalam tahlilan semua yang hadir duduk bersila, rangkaian dzikir yang dibaca sama dengancara dibaca secara bersama-sama. Hal tersebut dianalogkan dengan Sila Ketiga Pancasila (Persatuan Indonesia).

Setelah itu, menjelang dimulainya acara tahlilan, mereka mencari pemimpin tahlil yang dipilih secara musyawarah. Diartikan sebagai Sila Keempat Pancasila (Kerakyatan yang dipimpinoleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan). Dan yang terakhir setelah acara tahlil selesai, bingkisan berupa makanan “berkat” dikeluarkan untuk dibagikan kepada semua yang mengikuti tahlilan dengan bentuk yang sama baik bentuk, tampilan maupun isinya. Hal tersebut dianalogkan dengan Sila kelima Pancasila (Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia).

Sebagai wujud dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Milad XXIX dan  Temu Alumni PP Salafiyah Fathul Ulum Pacet Mojokerto dihadiri pula para pemuka lintas agama, antara lain agama Budha, Agama Katholik, Agama Kristen yang masing-masing menyertakan doa dengan harapan NKRI tetap bersatu. (humaspemprov/dw).

Penulis: super administrator
Copyright ©2017 Biro Humas - Pemprov. Jatim.
All Rights Reserved
Jl. Pahlawan 1 - 2, SURABAYA