disini
Beranda » Berita » GUS IPUL TEKANKAN HIDUP BERSIH DAN SEHAT

Fokus Jatim

Gus Ipul Tekankan Hidup Bersih dan Sehat

Gus Ipul Tekankan Hidup Bersih dan Sehat

wagub jatim memberangkatkan jalan sehat dan bersih desa d rungkut tengah suraaya 1


Hidup bersih dan sehat merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi setiap masyarakat. Maka, perilaku hidup bersih dan sehat harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf saat melepas jalan sehat peringatan bersih desa dan haul akbar ke 388 di Rungkut Tengah, Surabaya Minggu (1/10).  

Ia mengatakan, bahwa bersih desa merupakan sebuah tradisi yang mengajak semua elemen masyarakat untuk senantiasa berperilaku hidup bersih dan sehat. Jika rumah dan lingkungan kita bersih, diyakini akan mendatangkan rezeki.

Disampaikannya, hidup bersih dan sehat juga dicanangkan oleh Presiden melalui Gerakan Masyarakat untuk senantiasa hidup sehat (Germas). Perilaku hidup sehat bisa diawali dengan melakukan olahraga rutin setiap hari sekitar 30-60 menit pada pagi hari.

wagub jatim memberangkatkan jalan sehat dan bersih desa d rungkut tengah suraaya 5

 


"Kita harus membiasakan diri untuk rutin olahraga pagi. Salah satu olahraga yang murah, terjangkau dan memasyarakat salah satunya dengan jalan kaki atau bersepeda," ungkapnya.

Setelah melakukan olahraga pada pagi hari, masyarakat diimbau untuk rutin makan makanan sehat dengan sayur dan buah buahan. Dengan mengkonsumsi makanan sehat akan membentuk tubuh yang bugar.

Perilaku hidup sehat terakhir yakni dengan rutin untuk chcek up kesehatan baik di puskesmas maupun rumah sakit. "Jika di lingkungan sekitar kita ada masjid, bisa bekerja sama dengan puskesmas untuk memberi layanan kesehatan kepada masyarakat untuk check up kesehatan. Fungsinya untuk membantu mendeteksi jika terdapat penyakit bisa segera tertangani," jelasnya.

Menurutnya kegiatan bersih desa seperti ini, merupakan bagian dari mengingat sejarah dengan terus mempertahankan nilai nilai budaya yang positif. "Hal hal yang baik dipertahankan dan dikembangkan sementara yang jelek kita tinggalkan," tutupnya. (Humas Pemprov Jatim Nif)

Penulis: super administrator
Copyright ©2017 Biro Humas - Pemprov. Jatim.
All Rights Reserved
Jl. Pahlawan 1 - 2, SURABAYA