disini
Beranda » Berita » BELANOVA WUJUD KEBERPIHAKAN PEMPROV JATIM PADA ASPEK…

Fokus Jatim

Belanova Wujud Keberpihakan Pemprov Jatim pada Aspek Penelitian dan Pengembangan

Belanova Wujud Keberpihakan Pemprov Jatim pada Aspek Penelitian dan Pengembangan

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak Berikan Paparan pada CORCYS 2019 STKIP PGRI Jombang

 

Pemprov Jawa Timur tidak pernah berhenti melakukan inovasi program, khususnya dalam menggairahkan bidang penelitian dan inovasi untuk kesejahteraan masyarakat. Salah satu inovasi tersebut berupa program Belanja Inovasi atau yang disingkat Belanova.

 

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menyebut, program Belanova merupakan wujud keberpihakan Pemprov Jatim terhadap bidang penelitian dan pengembangan (Research and Development).

 

“Ini merupakan wujud keberpihakan antara Pemda kepada bidang Research and Development,” tutur Wagub Emil Dardak saat menjadi narasumber pada acara 1st Conference on Research and Community Service (CORCYS) 2019 atau Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat yang digelar di Natuwar Hall STKIP PGRI Jombang, Sabtu (14/9) pagi.

 

Wagub Emil Dardak menyampaikan, bahwa program Belanova merupakan program perwujudan yang dimunculkan pada program kerja Nawa Bhakti Satya yang kedua yaitu Jatim Kerja. Dan program tersebut dihadirkan sebagai salah satu upaya untuk mendukung sekaligus meningkatkan gairah penelitian dan inovasi.

 

Selama ini, menurut Wagub Emil, para inovator masih menemui kesulitan dalam memasarkan produk karena dinilai masih baru dan belum teruji di pasaran. Namun melalui program Belanova, Pemprov Jatim dapat membeli produk yang dihasilkan dengan catatan sudah siap digunakan walau belum sempurna.

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak foto bersama peserta CORCYS 2019 STKIP Jombang

 

Hal tersebut, lanjutnya, didukung Perpres 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah. Melalui peraturan tersebut, pemerintah daerah diperbolehkan untuk membeli inovasi baru yang dihasilkan para peneliti sebagai inovasi daerah yang kemudian bisa diaplikasikan sebagai langkah pematangan bagi para inovator.

 

“Langkah ini yang kita sebut dengan ‘Dari Prototype menjadi Skilling Up‘ atau langkah pematangan,” tambah Wagub Emil yang juga dikenal sebagai Perintis Pelabuhan Nusantara Selatan Jawa tersebut.

 

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Trenggalek ini berharap, melalui program Belanova dapat meningkatkan gairah para peneliti dan inovator untuk berinovasi di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, juga bisa meningkatkan semangat para pelaku IKM/UKM untuk menerapkan IPTEK di dalam proses pengembangannya.

 

Sementara dihadapan awak media, Wagub Emil menuturkan bahwa Jawa Timur kaya akan sumber daya manusia (SDM) yang hebat. Sehingga, melalui SDM yang hebat dan mampu digabungkan dengan adanya big data, maka akan semakin memudahkan akses pencarian data bagi sebuah penelitian untuk bisa melahirkan inovasi-inovasi yang bermanfaat di masyarakat.

 

Wagub Emil Dardak mengaku kalau saat ini Pemprov Jatim telah menganggarkan dana untuk program Belanova melalui Balitbang (Badan Penelitian dan Pengembangan) Prov. Jatim dan tengah dalam pematangan lebih lanjut untuk kemudian dapat diluncurkan ke masyarakat. (Humaspemprovjatim)

 

Penulis: super administrator
Copyright ©2019 Biro Humas - Pemprov. Jatim.
All Rights Reserved
Jl. Pahlawan 1 - 2, SURABAYA